IDENTITAS NASIONAL
& HAKIKAT BANGSA
Sub bahasan
A.
Identitas Nasional
B.
Hakikat bangsa
C.
Hakikat Negara
D.
Identitas Nasional Indonesia
Identitas Nasional/Kebangsaan
v Identitas → Bhs Inggris : “Identity” : Ciri2, tanda/jati
diri yg melekat pd seseorang, kelompok/sesuatu sehingga membedakan antara yg
satu dgn yg lain.
v Nasional → Bhs Inggris : “Nation” : Bangsa
Identitas Nasional
suatu bangsa : Suatu ciri yg dimiliki oleh suatu bangsa di dunia yg scr
filosofis membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lain.
A.
Hakikat Bangsa
Menurut (Badri Yatim, 1990)
Dlm arti Sosiologis Antropologis :
Persekutuan hidup masyarakat yg bdiri sdri bdasarkan satu
kesatuan ras, bahasa, agama & adat istiadat (ikatan Primordial).
Cth: Bangsa Indonesia terdri dari berbagai suku bangsa yg
tersebar dari Aceh sampai Irian Jaya
Dlm arti Politis:
Masyarkat dalam suatu daerah yg sama & mereka tunduk
pada kedaulatan negaranya sebagai suatu kekuasaan tertinggi ke luar &
kedalam (diikat oleh kekuasaan politik, yaitu Negara).
I.
Faktor2 pembentuk Identitas Nasional suatu bangsa
:
1) PRIMORDIAL : Identitas yang mneyatukan masyrakat shingga mereka dapat membentuk bangsa-bangsa
Faktor2 Primordial,
a.l:
Ø Ikatan kekerabatan (daerah/klg)
Ø Kesamaan suku bangsa
Ø Daerah asal (homeland)
Ø Bahasa
Ø Adat istiadat
Positif negatif Primordial
(+) mmiliki fungsi
utk mlestarikan budaya klmpoknya
(-) mmiliki sikap etnosentrisme : Cenderung memandang subyektif budaya org lain (memandang budaya orang lain dari kacamata budayanya)
Ada 2 jenis
etnosentris :
1.
Etnosentris subyektif : Suatu sikap subyektif terhadap budaya/tingkah laku orang lain
2. Etnosentris fleksibel : Sikap yang cenderung menilai tingkah laku org lain tidak hanya berdasarkan sudut pandang sdri tetapi juga sudut pandang budaya lain.
2. SAKRAL : Kesamaan Agama yg dipeluk msyarakat/ideologi doktriner yang di akui oleh masyarakat ybs (Agama & Ideologi)
Contoh :
v Agama Katolik mampu membentuk beberapa negra di Amerika latin
v Yahudi di Israel
v Uni Soviet di ikat oleh kesamaan ideologi komunis
3.
TOKOH : Kepemimpinan drpd tokoh yg disegani & dihormati oleh
masyarakat. (pemimpin dianggap sbg pnyambung lidah rakyat & simbol
persatuan bangsa ybs)
contoh :
ü Sukarno di Indonesia
ü Mahatma Gandhi di India
ü Nelson Mandela di Afrika Selatan
4.
Bersatu dlm perbedaan (Unity in Diversity)
: kesediaan wrga negara/bngsa utk setia pd lembaga yg disebut negara &
pemerintahnya, tanpa mnghilangkan keterikatan pada RAS & agamanya (loyal pd
ikatan primordial & negara)
Contoh :
Indonesia → Bhineka Tunggal Ika
Malaysia → Satu Malaysia
5.
Sejarah : Persepsi yg sama di
antara wrga msyrakat ttg sjarah mrka yg dpt
mnyatukan diri dlm suatu bangsa.
Contoh :
ü Rasa senasib sepenanggungan
6. Perkembangan Ekonomi : Smkin kuat ktrgntungan anggota msyrkt krn pkmbangan ekonomi, akn smkin
besar pula pula solidaritas & psatuan dlm masyarakat.
Contoh : fktor ini
berlaku di negara2 industri maju seperti Amerika Utara & Eropa
7) Kelembagaan : Kerja & perilaku lembaga dapat
mempersatukan orang sebagai satu bangsa
-
lembaga2 tersebut melayani & mmprtmukan wrga tanpa
mmbeda2kn asal usul dlm msyrakat
Cth : birokrasi
pengadilan,parpol, dsb
Karakteristik
Identitas Nasional memiliki 2 konsep :
1. Cultural
Unity
2. Political
Unity
1. Identitas
Identitas kesukubangsaan (Cultural Unity)
©
Identitas Identitas kesukubangsaan (Cultural Unity) Disatukan oleh adanya
kesamaan RAS, keturunan & daerah asal (homeland)
© Bersifat askriptif (sdh ada sjak lahir )
© Etnik
Loyalitas primordial pd umumnya kuat & langgeng, bahkan
solidaritas mreka bs smakin btambah manakala berhdpn dgn klpk primordial
lainnya
1.
Cultural Unity sdh mnyebar di byk ngara yg disbbkan oleh
:
v Ü Migrasi
v Ü Akulturasi
v Ü Naturalisasi
2.
Political Unity
Bangsa dlm pngertian politik kenegaraan/ persekutuan hdp berdiri sdri dlm
satu wilyh yg sama yg mrpkn satu
pemerintahan dan tunduk pd kkuasaan ttinggi dlm suatu ngara. (bsatunya ngra2
bdasarkn unsur etik)
C. Hakikat Negara
1. Negara :
orgs di suatu
wil yg mmpunyai kkuasaan ttinggi yg sah & ditaati rakyatnya
2. Negara :
klpk sosial yg
mnduduki wily/daerah ttn yg di orgnssi di bwh lmbg politik pmrnth yg efektif,
mmpnyai satu kesatuan poliyik, & bdaulat
Pengertian negara:
1. Georg Jellink : ogs kkuasaan dr sklmpok mnsia yg tlh
bkediaman di wily ttn
2. Kranenburg : org yg timbul krn kehendak dr suatu
gol/bangsanya sdri
3. Roger F. Soultau : alat/wewenang yg mngatur/mngendalikan
psoalan bsm ats nama msyarakat
4.
4. Sunarko : org kkuasaan msyrkt yg mmpnyai daerah ttn di
mn kekuasaan ngr blaku spenuhnya sbg sovereign
5.
5. R. Djokosoetono : suatu org msyrkt yg b ‘ada di bwh
pmrinthn yg sama
6.
6. Mirriam Budihardjo : suatu daerah teritorial yg
rakyatnya diperintah oleh sjmlh pjabat yg bhasil mnuntut ktaatan dr warganya
mllui pnguasaan kontrol dr kekuasaan yg sah
Unsur-unsur negara
1. Rakyat : org2 yg btmpat tinggal di wilayah tsb, tunduk pd kkuasaan ngra & mndukung ngr
ybs
2. Wilayah : daerah yg mjd kkuasaan serta mjd tempat tinggal
bg rakyat ngra (smbr khdpn rakyat yg mcakup wil darat, laut & udara)
3. Pemerintah yg berdaulat : pnyelenggara ngra yg miliki
kkuasaan mnyelenggarakan pmrinthan di ngra tsb serta mmpunyai kmmpuan utk
mmprtahankan diri dari serangan ngra lain.
4. Adanya Pengakuan : Pengakuan eksistensi yang berasal dari
dalam & dari luar
D. Identitas Nasional Indonesia
Bhineka Tunggal Ika/kesatuan dalam keragaman
Identitas nasional Indonesia :
a. Geografi : memiliki 17.508 pulau (sekitar 6000 yg dihuni)
b. Demografi : mengakui 6 agama : Islam Protestan, katolik, Hindu, Budha
dan Konghucu.
c. Identitas Fundamental : Pancasila (Falsafah bangsa)
d. Identitas Instrumental : Alat utk mncptkn Indonesia
ssuai dgn cita2 bangsa Alatnya : UUD
1945
e. Lambang negara : Garuda
Pancasila
f.
Bahasa Persatuan : Bahasa Indonesia
g. Lagu kebangsaan : Indonesia Raya
h. Politik negara :
v
Sistem Presidensiil
v
Sbg ngara kesatuan, Kekuasaan tkonsentrasi di pmrintah pusat.
v
Kepala negara : Presiden
Tidak ada komentar:
Posting Komentar